SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SD PLUS AL-MUHAJIRIN PURWAKARTA

Media sosial kami

Silahkan ikuti kami di media sosial.

Penghargaan

SD Plus Al-Muhajirin menerima penghargaan MOST ADMIRED CHAMPIONS dengan kategori "FAVORITE ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL IN QUALITY EDUCATION PROGRAM OF THE YEARS 2021".

Guru dan Staf

Guru dan staf SD Plus Al-Muhajirin.

Bangunan Utama

Guru dan staf SD Plus Al-Muhajirin dengan background bangunan utama.

PERJUSA

Perkemahan Jumat Sabtu, Lokasi Wanakula Camp 2-3 September 2022. "MELALUI KEGIATN PERJUSA, KITA WUJUDKAN PENGGALANG BERKARAKTER, PEDULI, DISIPLIN DAN TERAMPIL"

SELAMAT dan SUKSES

SD Plus Al-Muhajirin mendapat Penghargaan Indonesian School Excellent 2022 di Bandung

Kamis, 11 Agustus 2022

Am – Is – Are Versus Was – Were

 


Jika anda masih bingung membedakan dan menggunakan to be (am-is-are) dan to be (was-were), maka penjelasan berikut wajib kamu baca, karena akan sangat bermanfaat sekali. Apalagi bagi kalian yang saat ini sedang belajar Bahasa Inggris yang ingin sekali bisa berbicara Bahasa Inggris dengan baik dan benar secara grammatical.               

Sebelum kita menuju ke pembahasan perbedaan penggunaan to be, kita harus tahu terlebih dahulu penggunanaan to be. To be adalah kata bantu penghubung antara subyek dan predikat yang posisinya disimpan setelah subject (I-you-we-they-He-She-It), sehingga posisinya menjadi :



To be digunakan sebagai penghubung kata-kata berikut, yaitu kata benda benda, kata sifat, pekerjaan, letak posisi benda di mana benda berada. To be (am-is-are) adalah to be untuk keterangan waktu sekarang, sementara to be (was-were) adalah to be untuk menerangkan keadaan waktu lampau, artinya sekalipun satu detik yang lalu masuknya adalah lampau.

Example :

Saat seseorang berkata :

 “She is a teacher.”

“Dia seorang guru.”

 Artinya profesi dia sekarang adalah seorang guru. Tapi berbeda jika kalimatnya seperti di bawah berikut :

 “She was a teacher.”

“Dia seorang guru.”

 Artinya  dia seorang guru tapi jadi gurunya waktu dulu. Sekarang sudah tidak jadi guru lagi karena misalkan pensiun atau berhenti jadi guru dan beralih profesi. Kita simak lagi contoh yang lain agar lebih faham.

 

I am angry with him

Saya marah pada dia (lk)

 

Keterangan         :

Artinya saya marah pada dia (lk) pada waktu sekarang. Sekalipun tidak ada tulisan kata “sekarang” tapi kita bisa lihat itu kejadiannya sekarang karena ada kata to be am                                      

 

I was angry with him

Saya marah pada dia (LK)

 

Keterangan :

Artinya saya marah pada dia (Lk) barusan atau kemarin, minggu dan lain sebagainya yang menjelaskan waktunya lampau. Kita bisa mengetahui kalimat di atas adalah kalimat lampau dengan melihat to be (was, were).   

Cobalah banyak berlatih jika sudah faham. Ingat latih dengan cara berbicara, Selamat berlatih!