SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SD PLUS AL-MUHAJIRIN PURWAKARTA

Media sosial kami

Silahkan ikuti kami di media sosial.

Penghargaan

SD Plus Al-Muhajirin menerima penghargaan MOST ADMIRED CHAMPIONS dengan kategori "FAVORITE ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL IN QUALITY EDUCATION PROGRAM OF THE YEARS 2021".

Guru dan Staf

Guru dan staf SD Plus Al-Muhajirin.

Bangunan Utama

Guru dan staf SD Plus Al-Muhajirin dengan background bangunan utama.

PERJUSA

Perkemahan Jumat Sabtu, Lokasi Wanakula Camp 2-3 September 2022. "MELALUI KEGIATN PERJUSA, KITA WUJUDKAN PENGGALANG BERKARAKTER, PEDULI, DISIPLIN DAN TERAMPIL"

SELAMAT dan SUKSES

Segenap Keluarga besar SD Plus Al-Muhajirin Purwakarta mengucapkan SELAMAT dan SUKSES kepada Dr. Hj. Zahra Haiza Azmina, M.Ag atas diraihnya Gelar Doktor dalam bidang Ilmu Agama Islam konsentrasi Ekonomi Islam di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Jogjakarta.

Senin, 05 September 2022

"PERJUSA" tumbuhkan jiwa patriotik yang yang berakhlakul karimah

 



Kegiatan kepramukaan merupakan kegiatan penting, dalam menanamkan karakter kebangsaan terhadap para siswa dan siswi bangsa Indonesia. Kepramukaan sendiri sebagaimana tercantum dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka (bab II Pasal 7) adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan (PDK) dan Metode Kepramukaan (MK), yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak dan budi pekerti luhur.

Jumat, 26 Agustus 2022

SELAMAT & SUKSES

 


Segenap Keluarga besar SD Plus Al-Muhajirin Purwakarta mengucapkan SELAMAT & SUKSES kepada Dr. Hj. Zahra Haiza Azmina, M.Ag atas diraihnya Gelar Doktor dalam bidang Ilmu Agama Islam konsentrasi Ekonomi Islam di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Jogjakarta.

Selasa, 23 Agustus 2022

Melebur Ego Teamwork

Kerja sama terkadang menjadi sebuah kegiatan yang masih banyak dihindari oleh beberapa orang di lingkungan pekerjaan. Namun, mengapa orang-orang tersebut masih mempertahankan sikap seperti itu? Padahal, banyak sekali keuntungan yang dapat diterima dari bekerja sama dalam satu tim, baik untuk diri seseorang dan juga organisasi. Tidak hanya menawarkan kesempatan yang luar biasa untuk perkembangan profesionalitas, tetapi kerjasama tim juga berarti anda bisa membuat pekerjaan terasa lebih ringan dan mudah.


Kekuatan   dari   sebuah   tim  adalah   saling   mengisi   kekosongan   dari masing-masing anggota. Anggota A mengisi bagian yang tidak mampu dikerjakan  oleh anggota B, atau sebaliknya. Fungsi saling mengisi inilah yang kemudian memunculkan kinerja yang sangat baik yang berorientasi pada pencapaian  tujuan. Tentunya  atmosfir dalam  tim yang dibangun adalah jiwa  bersama dengan melebur semua perbedaan latar belakang. Kemudian menyingkirkan ego pribadi demi  kemajuan tim.

Kamis, 18 Agustus 2022

Memperkenalkan Adat Istiadat dan Budaya melalui Fashion show

 



Satu hari setelah hari kemerdekaan Indonesia, tepatnya Kamis, 18 Agustus 2022, SD Plus Al-Muhajirin mengadakan berbagai perlombaan dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-77. 

Dari banyak perlombaan yang dilaksanakan, ada perlombaan yang paling banyak menyita pehatian baik dari para peserta lomba ataupun dari para penonton. Lomba itu adalah Lomba Fashion Show yang mewajibkan para peserta lomba yang diikuti oleh siswa dan guru untuk mengenakan pakaian khas dari 34 provinsi yang ada di Indonesia.

Lomba Fashion Show ini selain untuk memperkenalkan pakaian adat dari setiap daerah juga sebagai wahana penerapan materi Ilmu Pengetahuan Sosial yang membahas kenanekaragaman etnis adat istiadat dan budaya yang ada di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Meraoke.

Semoga warga lingkungan sekolah SD Plus Al-Muhajirin bisa lebih mengenal budaya bangsa dan mampu menghargai budaya daerah sebagai cikal bakal budaya bangsa.


Kamis, 11 Agustus 2022

Am – Is – Are Versus Was – Were

 


Jika anda masih bingung membedakan dan menggunakan to be (am-is-are) dan to be (was-were), maka penjelasan berikut wajib kamu baca, karena akan sangat bermanfaat sekali. Apalagi bagi kalian yang saat ini sedang belajar Bahasa Inggris yang ingin sekali bisa berbicara Bahasa Inggris dengan baik dan benar secara grammatical.               

Sebelum kita menuju ke pembahasan perbedaan penggunaan to be, kita harus tahu terlebih dahulu penggunanaan to be. To be adalah kata bantu penghubung antara subyek dan predikat yang posisinya disimpan setelah subject (I-you-we-they-He-She-It), sehingga posisinya menjadi :



To be digunakan sebagai penghubung kata-kata berikut, yaitu kata benda benda, kata sifat, pekerjaan, letak posisi benda di mana benda berada. To be (am-is-are) adalah to be untuk keterangan waktu sekarang, sementara to be (was-were) adalah to be untuk menerangkan keadaan waktu lampau, artinya sekalipun satu detik yang lalu masuknya adalah lampau.

Example :

Saat seseorang berkata :

 “She is a teacher.”

“Dia seorang guru.”

 Artinya profesi dia sekarang adalah seorang guru. Tapi berbeda jika kalimatnya seperti di bawah berikut :

 “She was a teacher.”

“Dia seorang guru.”

 Artinya  dia seorang guru tapi jadi gurunya waktu dulu. Sekarang sudah tidak jadi guru lagi karena misalkan pensiun atau berhenti jadi guru dan beralih profesi. Kita simak lagi contoh yang lain agar lebih faham.

 

I am angry with him

Saya marah pada dia (lk)

 

Keterangan         :

Artinya saya marah pada dia (lk) pada waktu sekarang. Sekalipun tidak ada tulisan kata “sekarang” tapi kita bisa lihat itu kejadiannya sekarang karena ada kata to be am                                      

 

I was angry with him

Saya marah pada dia (LK)

 

Keterangan :

Artinya saya marah pada dia (Lk) barusan atau kemarin, minggu dan lain sebagainya yang menjelaskan waktunya lampau. Kita bisa mengetahui kalimat di atas adalah kalimat lampau dengan melihat to be (was, were).   

Cobalah banyak berlatih jika sudah faham. Ingat latih dengan cara berbicara, Selamat berlatih!


Rabu, 10 Agustus 2022

Mengais Rezeki Dengan Banyak Memberi

 



Tanggal 09 Agustus 2022 atau bertepatan dengan 11 Muharram 1444 H SD Plus Al-Muhajirin melakukan kegiatan santunan untuk anak-anak Yatim yang ada di lingkungan warga Sekolah SD Plus Al-Muhajirin.

Kegiatan santunan ini dilaksanakan berkat kerjasama SD Plus Al-Muhajirin yang dikepalai oleh Bp. Enang Sutiana, S.Pd dibantu unsur Guru-guru dan staff bekerja sama dengan orang tua santri SD Plus Al-Muhajirin yang tergabung lewat Fosita Kelas dengan diPimpin oleh Komite Sekolah bahu-membahu mensukseskan acara santunan anak yatim ini dengan penuh semangat.

Ada sekitar 12 anak yatim, 8 penjaga sekolah dan kebersihan yang diberikan santunan dalam acara Muharram ini. Semua warga sekolah bekerja sama menyumbangkan sebahagiaan hartanya untuk santunan anak Yatim dengan berbagi mengais rezeki. Bagaimana tidak? Umumnya orang berfikir jika kita mengeluarkan harta, maka konsekuensinya harta kita akan berkurang, tapi menurut syariat, karena  setiap harta yang kita keluarkan atau sedekahkan, jika itu dilaksanakan dengan tulus dan ikhlas, Insya Allah maka akan menjadi pahala dan ladang amal bagi si pemberinya. Maka sekecil apapaun perbuatan baik, Allah akan selalu membalasnya.

Memberi adalah salah satu cara untuk mengais rezeki. Semoga kita selalu diberikan keluasan rezeki oleh Allah untuk selalu memberi dan berbuat baik bagi sesama.


Senin, 08 Agustus 2022

Ada BOS Biaya Sekolah Membengkak?

 



Seyogyanya Bantuan Operasional Sekolah yang dikucurkan berupa sejumlah uang tertentu adalah untuk digunakan sebagaimana mestinya, artinya ada poin-poin penting dari pemanfaatan BOS tersebut agar mampu dikelola dan dibelanjakan dengan baik sesuai arahan pemerintah melalui KEMDIKBUDRISTEK agar penggunaan BOS tepat sasaran.

Tidak sedikit orang tua peserta didik mengeluh akan jalannya sekolah, karena semenjak adanya Bantuan Operasional Sekolah, terkadang dan semakin ke sini malah cenderung ada biaya ini dan itu hingga memberatkan orang tua peserta didik. Memang semenjak adanya BOS peserta didik terbantu dalam hal bayaran SPP sekolah namun selalu ada saja sesuatu hal yang membuat  orang tua peserta didik harus merogoh kocek sejumlah tertentu.

        Benarkah adanya BOS Biaya Sekolah membengkak karena ada iuran ini dan itu atau seperti apa? Hal ini perlu dicermati, dikaji, diselidiki untuk kemudian ditindaklanjuti. Semua harus bekerja sama berkolaborasi untuk menciptakan suasana yang harmonis. Bisa saja informasi itu benar, tapi juga bisa keliru, karena mungkin ada pihak-pihak tertentu yang ingin membuat nama dunia pendidikan tercoreng.  

Maka sebagai bahan informasi yang bermanfaat untuk warga sekolah dan pihak orang tua, semuanya harus mengetahui penggunaan Bantuan Operasional Sekolah yang benar menurut ketentuannya yang telah ditetapkan oleh pemerintah melalui Kemdikbudrisktek.

Merujuk pada informasi https://www.detik.com/edu/sekolah/d-5946597/12-komponen-yang-dapat-dibiayai-dana-bos-reguler-sekolah-wajib-tahu mengatakan bahwa  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah menerbitkan Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2022 tentang petunjuk teknis pengelolaan dana bantuan operasional penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, bantuan operasional sekolah, dan bantuan operasional penyelenggaraan pendidikan kesetaraan. Dalam peraturan tersebut, disebutkan bahwa Dana BOS reguler dapat digunakan oleh satuan pendidikan dasar dan menengah untuk membantu kebutuhan belanja operasional seluruh Peserta Didik.

Adapun besaran alokasi Dana BOS Reguler dihitung berdasarkan besaran satuan biaya Dana BOS Reguler pada masing-masing daerah dikalikan dengan jumlah Peserta Didik.

Ada beberapa komponen yang dapat dibiayai dengan menggunakan dana BOS regular, diantaranya:

1.                  Penerimaan Peserta Didik baru

2.                  Pengembangan Perpustakaan

3.                  Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler

4.                  Pelaksanaan Kegiatan Asesmen dan Evaluasi Pembelajaran

5.                  Pelaksanaan Administrasi Kegiatan Sekolah

6.                  Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan

7.                  Pembiayaan Langganan Daya dan Jasa

8.                  Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah

9.                  Penyediaan Alat Multimedia Pembelajaran

10.              Penyelenggaraan Kegiatan Peningkatan Kompetensi Keahlian

11.              Penyelenggaraan Kegiatan dalam Mendukung Keterserapan Lulusan

12.               Pembayaran Honor


Ada penjabaran yang lebih detail di setiap komponen pada 12 komponen di atas, kita bisa menanyakan kepada pihak sekolah atau juga melihat di stius resmi kemdikbudristek. Kita perlu mengawal penggunaan dana BOS jni, agar tata kelola dan penggunaannya tidak salah sasaran dan tidak salah penggunaannya.