Purwakarta, 15 Mei 2025 — SD Plus Al-Muhajirin kembali menggelar kegiatan tahunan Manasik Haji untuk siswa-siswi kelas 6. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis, 15 Mei 2025 ini berlangsung dengan penuh khidmat, antusias, dan memberikan pengalaman edukatif yang mendalam bagi para peserta.
Manasik Haji ini merupakan bagian dari program pembelajaran Pendidikan Agama Islam sekaligus menjadi bentuk implementasi pembelajaran tematik yang menggabungkan aspek spiritual, sosial, dan praktik ibadah dalam kehidupan nyata. Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan pelaksanaan bimbingan manasik yang dipandu oleh guru-guru dan dibantu oleh wali kelas serta tim panitia pelaksana.
Mengangkat tema "Menanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini Melalui Simulasi Manasik Haji", kegiatan ini menghadirkan suasana yang menyerupai pelaksanaan ibadah haji sesungguhnya. Lapangan sekolah disulap menjadi miniatur tanah suci Makkah dan Madinah, lengkap dengan replika Ka'bah, Bukit Shafa dan Marwah, serta tempat pelontaran jumrah.
Sebelum pelaksanaan praktik manasik, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti bimbingan manasik haji di aula sekolah. Dalam sesi ini, siswa diberi pemahaman tentang makna dan tujuan dari ibadah haji, pentingnya keikhlasan dan kesabaran dalam menjalankan perintah Allah SWT, serta hikmah yang bisa diambil dari perjalanan spiritual ini.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengenakan pakaian ihram bagi laki-laki dan pakaian putih sederhana bagi perempuan, sesuai dengan tata cara pelaksanaan ibadah haji. Mereka mempraktikkan seluruh rangkaian rukun dan wajib haji mulai dari niat ihram, wukuf di Arafah, tawaf mengelilingi Ka'bah, sa’i antara Shafa dan Marwah, hingga tahallul.
Kepala Sekolah SD Plus Al-Muhajirin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penguatan karakter siswa dalam aspek religius dan sosial. “Kami ingin membekali anak-anak tidak hanya dengan pengetahuan, tetapi juga pengalaman berharga yang bisa mereka kenang sepanjang hidup. Manasik haji ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap rukun Islam kelima,” ungkap beliau.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Para siswa menunjukkan kesungguhan dalam mengikuti setiap tahapan ibadah. Banyak dari mereka yang menyampaikan rasa haru dan antusias karena bisa merasakan langsung bagaimana proses ibadah haji dilakukan.
Salah satu peserta, Dzia, menyampaikan pengalamannya dengan penuh semangat. “Aku senang sekali ikut manasik haji ini. Rasanya seperti benar-benar di Makkah. Semoga suatu saat nanti aku bisa haji beneran sama orang tua,” ujarnya sambil tersenyum.
Di akhir kegiatan, seluruh siswa melakukan doa bersama sebagai penutup, memohon agar kelak diberi kesempatan untuk menjadi tamu Allah di tanah suci. Suasana haru pun terasa ketika lantunan doa mengalun dari bibir siswa dan guru yang hadir.
Kegiatan manasik haji SD Plus Al-Muhajirin ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menanamkan nilai-nilai Islam secara aplikatif dan menyenangkan. Semoga dari kegiatan ini, lahir generasi muslim yang taat, cerdas, dan berakhlakul karimah.